Rasulullah Sosok Pemimpin Ideal

Rasulullah Sosok Pemimpin Ideal
drh. Alian Fumia Maria
Aktivis Muslimah
Dalam banyak hal, umat Islam mengalami ketertinggalan dibandingkan umat lainnya. Banyak negara yang penduduknya mayoritas muslim masih mengalami ketertinggalan baik di bidang pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi, ekonomi, politik, dan lain-lain. Persoalan itu semua masih diperparah lagi oleh adanya berbagai konflik yang tidak mudah diselesaikan, misalnya di palestina, Irak, Yaman, Sudan, Libya, Syuriah, Mesir, dan lain-lain.
Begitu juga kita hidup di indonesia, Sepanjang tahun 2023, banyak persoalan bangsa yang tidak tuntas. Masalah malah makin bertambah. Komnas Perempuan melaporkan kekerasan terhadap perempuan sebanyak 17 kasus/hari.
Rakyat juga terjerat kemiskinan dan utang, terutama pinjol (pinjaman online). Survey Populix pada 2023 menyebutkan 65% warga terjerat pinjol. Tragisnya ada 25 kasus warga bunuh diri akibat tercekik pinjol.
Di bidang ekonomi, ternyata kekayaan alam negeri ini tidak menjamin rakyatnya sehat dan sejahtera. Masih banyak kasus kekurangan gizi dan stunting. Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) menyebut ada 21 juta warga Indonesia yang kekurangan gizi dan 21,6% anak mengalami stunting.
Kekayaan negeri ini juga hanya dinikmati oleh segelintir orang. Kesenjangan sosial makin dalam dan lebar.
Lebih ironis lagi, Indonesia malah makin tercekik utang. Akhir tahun 2023 utang negara mencetak rekor terbesar sepanjang sejarah bangsa. Tembus Rp 8.041,01 triliun.
Begitu banyak persoalan dan masalah pada umat Islam, mulai dari aspek politik, ekonomi, sosial, hukum, hankam, dan sebagainya. Menguatnya cengkeraman oligarki dalam kekuasaan, munculnya fenomena politik dinasti di pusat maupun daerah, adanya berbagai drama politik saat pilpres dan pilkada, menunjukkan lemahnya kepemimpinan pada bidang perpolitikan.
Adapun pada aspek ekonomi, krisis kepemimpinan ditandai dengan ketakmampuan negara dalam menyejahterakan rakyat di tengah kekayaan alam yang melimpah ruah. Kemiskinan makin merajalela, PHK terus terjadi, hingga utang negara yang menggunung dan terus diklaim baik-baik saja, padahal pada aspek sosial, kita bisa lihat kondisi masyarakat kian karut-marut. Gaya hidup amoral juga makin marak sejalan maraknya kekerasan dan kriminalitas dengan kadar yang makin mengerikan.
Begitu pula dengan kasus korupsi, kian merajalela dan terjadi dalam semua lini kehidupan. KPK menyebutkan, sejak 2004 hingga Juli 2023, terdapat 344 kasus korupsi melibatkan anggota DPR/DPRD. Belum lagi kasus korupsi yang menjerat kalangan swasta dan pejabat eselon I-IV, termasuk para kepala daerah. Semua ini ditengarai terkait mahalnya ongkos politik demokrasi dan merebaknya gaya hidup hedonistik di kalangan para pejabat dan keluarganya.
Semua fakta ini sejatinya terlihat dengan kian lemahnya hukum dan penegakannya di Indonesia. Hukum tumpul ke atas dan tajam ke bawah, berbagai kejahatan dan ketakadilan pun terjadi di mana-mana. Kasus-kasus kekerasan bahkan dilakukan oleh negara, seperti yang tampak pada berbagai konflik lahan di berbagai wilayah di Indonesia.
Pada bidang hankam dan politik luar negeri, krisis kepemimpinan terlihat dari lemahnya posisi negara dalam menyelesaikan konflik di Papua. Juga tampak dari ketakmampuan negara dalam menolak berbagai tekanan internasional, mulai soal politik perbatasan, terorisme, isu pelanggaran HAM, serta perjanjian-perjanjian internasional lain yang berdampak hilangnya kemandirian dan kedaulatan.
Walhasil, *krisis kepemimpinan* bukan sekadar klaim atau tudingan. Dengan jumlah penduduk yang sedemikian besar dan mayoritasnya umat Islam, *sulit menemukan sosok pemimpin ideal yang didambakan*. Semuanya berakar dari penerapan sistem sekuler demokrasi kapitalisme neoliberal yang tidak mengenal halal-haram. Kepemimpinan saat ini hanya berputar di sekitar para pemilik cuan dengan karakter yang haus kekuasaan. Mereka menggunakan kekuasaan hanya demi kepentingan akumulasi modal, bahkan ujung-ujungnya didedikasikan untuk melanggengkan penjajahan kapitalisme global.
Rindukah kita dengan Sosok pemimpin ideal?
Pemimpin yang Ideal adalah kepemimpinan Ala Nabi SAW
Telah banyak pengakuan positif disampaikan para ahli sejarah dan politik dunia tentang role model kepemimpinan Rasulullah ﷺ yang tiada tara.
Di antara mereka ada William Montgamerry Watt, salah satu tokoh orientalis. Dalam bukunya, Muhammad at Mecca (Oxford University Press, 1958, 52), ia menyebut (Nabi) Muhammad ﷺ sebagai pemimpin berintegritas atau pemimpin yang berhasil membuktikan integritas kepemimpinannya.
Selama 13 tahun periode dakwah di Makkah, Rasulullah saw. berikutnya, hijrah ke Madinah dan mendirikan negara Islam, Rasulullah menjadi pemimpin (kepala negara) yang memerankan seluruh fungsi kekuasaan untuk melaksanakan dan menerapkan syariat Islam, bahkan mengemban risalah Islam ke luar negeri dengan dakwah dan jihad. Hal ini berlangsung sekitar sepuluh tahun hingga beliau wafat.
Oleh karena itu, di antara hal penting dari Rasulullah saw. yang wajib dan layak dicontoh adalah teladan kepemimpinan Beliau sebagai penguasa, yakni sebagai kepala negara.
Rasulullah saw. mengurus dan melayani dengan baik berbagai keperluan rakyat yang Beliau pimpin, baik muslim maupun nonmuslim. Beliau memimpin rakyat dengan adil dan penuh kasih sayang.
Sungguh ditengah bertubi-tubi masalah pada umat Islam termasuk krisis kepemimpinan yang perlukan hari ini adalah kembalinya penerapan konsep kepemimpinan Islam sesuai yg dicontohkan Rasulullah. Rasulullah membawa Islam sebagai aturan kehidupan, Sebagai solusi hidup manusia.
Rasulullah adalah sosok pemimpin tauladan umat. Rasulullah menjadikan aqidah Islam sebagai landasan bermasyarakat dan bernegara. Rasulullah menerapkan syariat Islam secara paripurna secara kaffah. Rasulullah memberlakukan hukum yg adil dan konsisten.
Tentu saja sebagai umat Islam sejatinya kita kembali meneladani konsep kepemimpinan Rasulullah, dan umat islam wajib mewujudkannya kehidupan Islam. Dengan cara apa? Dengan cara melaksanakan syariat Islam dan menerapkan sistem Islam diseluruh Aspek kehidupan.
Wallahu’alam bish-shawwab
from Suara Inqilabi https://ift.tt/Bqce8bF
January 14, 2025 at 10:24AM
Belum ada Komentar untuk "Rasulullah Sosok Pemimpin Ideal"
Posting Komentar